Pengacara Heran Kerusakan Fortuner Lebih Parah dari Brio Kuning - kanankiri188

Pengacara Heran Kerusakan Fortuner Lebih Parah dari Brio Kuning - kanankiri188

 


Pengacara Heran Kerusakan Fortuner Lebih Parah dari Brio Kuning

kanankiri188 - manda berinandus mengaku galau soal kerusakan kendaraan beroda empat fortuner yang dikemudikan giorgio (24) sanggup lebih parah dari kerusakan brio kuning yg dinaiki kliennya, ari widianto. 
padahal fortuner tersebut ditabrakkan giorgio ke brio dalam perselisihan kemudian lintas pada tempat senopati, jaksel. video penabrakan itu viral.
"saya telah lihat, baru lihat (fortuner), saya gundah bisa parah segitunya, tuh. kok sanggup separah itu, enggak ngerti jua," katanya pada wartawan.

padahal, istilah manda, kendaraan fortuner itulah yg menabrak brio kuning. tapi mengapa kerusakannya lebih parah berdasarkan brio kuning.
"(kerusakan brio) terdapat pada kaca depan, sisi kanan habis dari belakang tengah depan karena diserempetkan, depan musnah, kaca, kap, sama kiri itu sebelah depan saja," jelasnya.

pantauan kumparan, kerusakan mobil brio kuning yang ditumpangi ari widianto sesuai yg dikatakan manda. kendaraan beroda empat penyok pada sisi bagian kanan selesainya ditabrak fortuner.

selain itu, kaca kendaraan beroda empat depan juga retak dampak dihantam benda tajam. kap depan kendaraan beroda empat pula masih ada lubang-lubang akibat tumbukan benda tajam.
sedangkan untuk mobil fortuner yang dikendarai giorgio justru mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan kendaraan beroda empat. kerusakan tersebut lebih seperti diakibatkan adu banteng tunggangan.
kedua mobil ini diamankan polisi di mapolda metro jaya.

polisi sudah menaikkan status kekerasan yg terjadi pada minggu (12/1) pukul 02.00 wib berdasarkan penyelidikan sebagai penyidikan. namun, belum terdapat tersangka pada masalah ini.
giorgio ramadhan merupakan laki-laki  24 tahun, pendidikan s1 hukum, dan bekerja di firma aturan & konsultan pajak ariyanto arnaldo law firm (allf) yang terletak di tempat elite scbd, jalan sudirman, jakarta.

sedang ari widianto ketika kejadian tengah bekerja sebagai sopir taksi